Berita

Didi Kempot saat manggung/Ist

Jaya Suprana

Takitakita-Takitakita

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 05:54 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SAYA telah menyaksikan pergelaran balet di Boshoi Theater, Moscow ; teater musikal di Broadway, New York City; teater boneka di Praha, Ceko; flamenco di dalam gua Granada, Spanyol; liak-liuk tango di klab malam Buenos Aires, Argentina.

Selain itu juga menonton goyang samba di Rio De Jainero, Brazil ; hentak-hentak Gang Nam di Seoul, Korea Selatan ; gemulai Kabuki di Tokyo, Jepang ; Opera Beijing lengkap akrobat menakjubkan di Beijing , Republik Rakyat China ; pitutur Kathakali di New Delhi, India .

Sayang saya belum sempat menyaksikan tari salsa di Havana, Kuba sebab pada saat saya di Havana, kebetulan masyarakat Kuba sedang berkabung atas wafatnya pemimpin besar Kuba, Fidel Castro.


Namun saya beruntung sempat menyaksikan pergelaran dansa ball-room oleh para pedansa terbaik dunia pada kompetisi dansa ball-room di Blackpool, Inggris. Saya mengagumi aneka pergelaran musik dan tari di panggung mancanegara yang masing-masing memiliki sukma keindahan tersendiri.
Mahakarya Kebudayaan

Namun tanpa mengurangi rasa kagum kepada kesenian mancanegara,  mohon dimaafkan bahwa perasaan saya benar-benar teraduk-aduk secara harafiah dari ubun-ubun sampai ujung-kuku-kaki diobok-obok emosi mulai dari riang gembira, terpesona, kagum, sampai ke terharu sehingga tenggorok tersumbat dan air mata mengaliri pipi ketika menyaksikan The Godfather of Broken Heart, Didi Kempot mendendangkan “Bojo Anyar”.

Lagu berimbuh refrain gebyar Cendol-Dawet bersela rap takitakita-takitakita plus jirolupatlimonempituwolu, berseling dialog harga cendol dawet sambil geleng-geleng kepala, goyang-goyang pinggul dan lambai-belaian-tangan berpadu suara serta jogged asyik bersama ribuan Sobat Ambyar!

Pada saat  pergelaran kesenian bangsa saya itu, secara paripurna lahir-batin saya merasa bangga menjadi warga bangsa Indonesia yang terbukti perbendaharaan mahakarya seni-musik dan seni-tari tiada dua di planet bumi bahkan alam semesta ini. Takitakita-Takitakita! Jirolupatlimonempituwolu! Merdeka!

Penulis adalah pembelajar kebudayaan umat manusia di planet bumi

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya