Berita

Eko Patrio (tengah)/Ist

Politik

Pembangunan Pemerintah Harus Bermuara Pada Kesejahteraan Rakyat

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 19:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kaum milenial tidak boleh mengacuhkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki juga harus mengacu pada nilai Pancasila, sehingga punya karakter dan kepribadian sesuai cita-cita pendiri bangsa tersebut.

"Saya berharap agar para kaum milenial dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tetap berpedoman kepada Pancasila dan UUD 45," harap anggota MPR RI dari Fraksi PAN Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) kepada wartawan, Kamis (6/2).

Pesan ini pernah juga disampaikan ketua DPW PAN DKI Jakarta tersebut saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Yayasan SMA Trampil 2 Kelurahan Cililitan Kec. Kramat Jati Jakarta Timur, Rabu lalu (5/2).


Pesan yang disampaikan Eko Patrio tidak hanya ditujukan pada kaum milenial. Tapi juga pada pemerintah.

Dia berharap agar pemerintah benar-benar mewujudkan nilai keadilan sosial yang ada sila kelima Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pembangunan yang dilakukan, sambungnya, harus memprioritaskan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan. Kebijakan apapun yang diambil oleh pemerintah, kata Eko, pertimbangannya harus adalah kesejahteraan rakyat.

"Semua kebijakan yang diambil oleh pemerintah harus muaranya adalah untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Bukan untuk yang lain," tegasnya.

Mantan pelawak yang tenar dengan grup Patrio itu tidak ingin pembangunan yang dilakukan justru menjadikan rakyat sebagai objek dan penonton.

“Rakyat harus semakin sejahtera seiring dengan proses pembangunan tersebut,"pintanya dengan penuh harap.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya