Berita

Joko Widodo dan Sri Mulyani/Net

Politik

Gerindra: Ekonomi Nyungsep Bukti Sri Mulyani Menkeu Terbalik

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir tahun 2019 benar-benar memprihatinkan. Sebagaimana diprediksi para ekonom kawakan seperti DR. Rizal Ramli, ekonomi Indonesia benar-benar nyungsep.

Berdasarkan data yang dirilis Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2019 tercatat anjlok di 4,97 persen.

Secara keseluruhan laju ekonomi di tahun 2019 hanya tumbuh 5,02 persen, angka yang juga anjlok jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang tumbuh 5,17 persen.


Bagi Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule, fakta ini merupakan tanda-tanda kehancuran. Termasuk menjadi bukti Menteri Keuangan Sri Mulyani yang selama ini dipuja-puji ternyata tidak becus dalam mengelola keuangan negara.

“Ekonomi hanya tumbuh di bawah 5 persen bukti Menkeu SMI (Sri Mulyani Indrawati) bukan Menkeu terbaik, melainkan terbalik,” tegasnya kepada redaksi, Rabu (5/2).

Atas alasan itu, dia mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera bersikap. Apalagi, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,02 persen di tahun 2019 juga menjadi bukti Presiden Joko Widodo gagal memenuhi target Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang mematok ekonomi tumbuh 7 hingga 8 persen.

“Pecat Menkeu SMI atau ekonomi hancur. Berbagai skandal korupsi juga penyebabnya,” pungkas Iwan Sumule.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya