Berita

Andi Arief/Net

Politik

Pertumbuhan Ekonomi Di Bawah 5 Persen, Ada Apa Ini Pak Jokowi Dan Ibu Sri?

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 13:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2019 hanya 4,97 persen. Dan secara keseluruhan pada tahun 2019, ekonomi Indonesia tumbuh tercatat hanya 5,02 persen.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief mengaku heran dengan capaian tersebut, yakni berada pada angka di bawah 5 persen.

"Ada apa Pak Jokowi dan Ibu Sri Mulyani (Menkeu), kenapa pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen?" ujar Andi Arief di akun Twitter, Rabu (5/2).


Namun, walaupun pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen, Andi Arief berharap Presiden Jokowi dan para menteri tidak patah arang.

"Meski pertumbuhan ekonomi yang baru dirilis hanya 4,97 persen (di bawah 5 persen), saya berharap Pak Jokowi dan para menteri tetap semangat. Jangan menyerah. Indonesia Bisa!!" tutupnya.

Dan dengan rilis BPS hari ini, yaitu pertumbuhan ekonomi tahun 2019 hanya 5,02 persen, perkiraan pertumbuhan ekonomi 7 persen hingga 8 persen dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 pemerintahan Jokowi-JK, terbukti gagal tercapai.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya