Berita

Riban Satia/Net

Nusantara

Bertekad Maju Pilgub Kalteng, Riban Satia Siap Lanjutkan Sukses Di Palangkaraya

RABU, 29 JANUARI 2020 | 14:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberhasilan membagi-bagikan lahan untuk masyarakat saat menjabat sebagai walikota Palangkaraya menjadi modal utama Riban Satia maju di Pilkada Kalimantan Tengah 2020.

Dengan menjabat gubernur Kalteng, Riban yakin bisa kembali membagi lahan untuk digunakan warga sebagai hutan kecil guna usaha. Konsep dasar ide ini adalah lahan diberikan untuk masyarakat yang tidak punya lahan garapan.

“Tetapi lahan itu tidak jauh dari desa tempat tinggal warga,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (29/1).


Seperti saat di Palangkaraya, pembagian lahan akan diurus secara administratif melalui RT, RW, lurah, dan camat setempat.

Pembagian lahan gratis hingga 2 hektare untuk setiap kepala keluarga di kelurahan pelosok telah dilakukan walikota Palangkaraya dua periode itu sejak tahun 2012 lalu.  

Syaratnya, pembagian diperuntukkan bagi kepentingan produksi dan tidak bisa dipindahtangankan atau dijual. Mereka yang telah lima tahun menempati wilayah di kelurahan pelosok berhak mendapat hutan mini.

Kebijakan bagi-bagi lahan produktif tersebut dilakukan atas pertimbangan mengendalikan pembukaan ladang baru oleh warga yang tidak punya tanah pribadi.

“Ladang berpindah itu menjadi salah satu penyebab kerusakan bahkan kebakaran hutan,” tegasnya sembari memastikan tidak akan menabrak aturan yang ada.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya