Berita

Lion Air/Net

Nusantara

Lion Air Pastikan Pramugari Di Bali Negatif Virus Corona

RABU, 29 JANUARI 2020 | 09:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pihak Lion Air meluruskan kabar mengenai dugaan salah satu awak kabin mereka, pramugari berinisial NM, terjangkit virus corona baru.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengakui bahwa NM memang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di daerah Tabanan, Bali.

NM dirawat setelah menjalani tugas terbang di penerbangan JT-2622 rute Bandar Udara Internasional Pudong Shanghai, Tiongkok (PVG) ke Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (DPS) pada Sabtu (25/1).


“Yang bersangkutan kemudian berinisiatif konsultasi dan periksa ke rumah sakit karena merasa kurang sehat. Demam, batuk dan pilek,” ujar Danang kepada wartawan, Rabu (29/1).

Tim medis melakukan cek darah dan tahapan pemeriksaan dada dengan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik (rontgen). Hasil pengecekan terhadap NM disebut bagus, suhu tubuh tetap normal dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pneumonia.

“Negatif terjangkit virus corona,” lanjutnya.

Danang mengurai bahwa pemeriksaan yang dilakukan NM merupakan prosedur yang harus dilakukan oleh setiap orang yang merasa demam setelah melakukan perjalanan dari Tiongkok. Hal itu dilakukan agar yang bersangkutan memperoleh penanganan tepat. Termasuk, mengecek indikasi terjangkit virus corona.
 
“Kondisi NM dalam keadaan baik, suhu tubuh 36.5 derajat (normal) dan tensi darah 110/ 70 (normal). Tapi dia masih menjalani tahapan ovservasi di rumah sakit, hingga tim medis menyatakan sehat dan diperbolehkan pulang,” tutup Danang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya