Berita

Adhie Massardi saat berkunjung ke Kantor RMOL/RMOL

Politik

Virus Corona Sudah Bikin Geger Dunia, IDI Bicaralah!

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 09:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebaran virus corona baru, 2019-nCoV yang berawal di Wuhan, China telah membuat dunia geger. Pasalnya, wabah yang membuat penderita mengalami pnemonia akut itu telah menewaskan 80 orang dan 2 ribu lebih terjangkit.

Sejumlah negara bahkan telah mengevakuasi diplomat dan warganya dari China. Seperti yang dilakukan Kementerian Luar Negeri AS, Prancis, Jepang, Yordania, hingga Arab Saudi.

Namun demikian, pemandangan berbeda justru tampak di Indonesia. Tidak ada kepanikan yang ditunjukkan pemerintah yang melebihi negara-negara di atas.


Bahkan sejumlah temuan suspect corona di beberapa daerah langsung hilang dan dianggap sebatas demam biasa. Walaupun tak jarang ada potongan foto yang viral mengenai penangan ekstra terhadap pasien.

“Virus corona asal China bikin geger dunia, kecuali Indonesia. Saya paham otoritas NKRI sangat hati-hati karena khawatir nyinggung hati investor,” ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi dalam akun Twitter pribadinya, Senin (27/1).

Adhie pun meminta kepada Ikatan Doktor Indonesia (IDI) untuk bersuara. Dia mengingatkan bahwa pemerintah memang terkesan acuh dengan perlindungan warga. Ketua umum Perkumpulan Swing Voters (PSV) Indonesia ini lantas mengungkit kematian ratusan anggota KPPS pada Pemilu 2019 lalu, yang seperti diacuhkan pemerintah.

“Jadi menurut saya, IDI harus bicara soal ini,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya