Berita

Jaya Suprana

Jaya Suprana

Menikmati Humor Banyumasan

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 07:04 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

IBUNDA saya, Lily Suprana, dilahirkan di kota Banyumas. Sejak masa kanak-kanak, saya gembira apabila mendengar Ibu Lily  bicara dalam bahasa Banyumasan yang menurut saya sangat jenaka, sebab mirip bahasa Jawa namun beda dalam lebih banyak menggunakan lafal A, I, dan E, ketimbang O.

Dalam ikhtiar mempelajari humorologi saya juga senantiasa tertarik kepada lelucon yang ngapak menggunakan bahasa Banyumasan. Kebetulan, mahaguru kemanusiaan saya, Sandyawan Sumardi, dilahirkan di Jeneponto. Namun, kemudian  sempat lama bermukim bersama keluarga ayah beliau yang polisi, kemudian bertugas di Banjarnegara, maka juga mahir ngapak berbahasa Banyumasan.

Pak Sandy berbaik hati berbagi sebuah kisah humor ngapak kelas langitan dalam bahasa Banyumasan sebagai berikut


Ngapak
(Maaf terjemahan ke bahasa Indonesia diterakan di dalam tanda kurung meski tentu dengan resiko kehilangan sukma kejenakaan asli bahasa Banyumasan).

Sambil makan bersama suami di sebuah rumah makan, seorang perempuan asyik ngobrol dengan suaminya.  

Istri: "Kowe ora lenjehan, mbok?" (Kamu tidak genit, kan?).

Suami: "Ya oralah, mak Lenjeng karo sapa?" (Ya enggaklah, Bu. Genit dengan siapa?).

Istri: "Ya mbok. Wong ana sing ngomong. Bapake jalan karo cewek..." (Ya, siapa tau. Soalnya ada yang bilang. Bapak jalan dengan cewek.")

Suami: "Ya oralah. Kuwe kan jereng. Je karo reng." (Ya enggaklah. Itu kan jereng. Je dan reng).

Istri: "Awas lho ya, aja ngelombo! Mek ngelombo, tak ajar!" (Awas lho ya. Jangan bohong. Kalau bohong gua hajar!).

Suami: "Ya uwis mak. Kuwe dientengna. Njaluk madang nang restoran ora dientengna!" (Ya sudah, Bu. Itu dihabiskan. Minta makan di restoran, nggak dihabiskan).

Sambil berhenti makan, suami mengambil sebatang rokok untuk merokok. Adegan seterusnya ada seorang perempuan cantik yang masuk ke ruangan warung. Mata si bapak spontan terbelalak menyaksikan perempuan cantik sendirian itu.

Istri: "Kuwe kan nembe bae diomongi!" (Itu kan. Baru saja dibilangi!)

Suami: "Ora, Mak."

Istri: "Ora, ora. Awas bae nek plirak-plirik lagi, ya!" (Engak, enggak. Awas kalau melirik-lirik lagi, ya!)

Sang bapak untuk menutupi kegugupannya dengan makin kencang merokok.

Hamil
Kemudian perempuan yang semula duduk persis di seberang depan suami istri itu memandangi si bapak. Tiba-tiba sang perempuan berdiri lalu menghampiri si bapak, sambil berkata: "Mas, inyong meteng!" (Mas aku hamil!)

Kontan mata sang istri terbelalak dan sang suami terkejut bak disambar petir.

Istri: "Apa, coba dibaleni, rika mau ngomong apa mau?" (Apa, coba diulang, kamu omong apa tadi?).

Perempuan muda itu mengulang: "Mas inyong meteng!" (Mas aku hamil!)  

Istri: "Oh dadi kaya kuwe ya!" (Oh jadi begitu ya..!)

Kemarahanya memuncak, dan langsung si istri mengambil segelas air minumannya, dan menggebyur wajah sang suami tanpa ampun, sambil berkata: "Jarene ora lenjeh, dengka malah metengi uwong!" (Katanya tidak genit, kok malah menghamili orang!) "Kowe barang, dadi wadon ka geleman..!" (Kamu juga, jadi perempuan kok mauan!).

Perempuan cantik : "Sabar, Mbak. Deneng kaya kuwe?" (Sabar, Mbak. Kok begitu sih?)

Istri: "Lho kan jarene mau meteng?" (Lho kan katanya tadi hamil?)

Perempuan muda: "Iya nyong lagi meteng. Dadi nyong njaluk mase aja udut nang ngarepe inyong!" (Iya aku sedang hamil. Jadi aku minta pada masnya jangan merokok di depan saya!).
Gubraaaak!
Penulis adalah pendiri Perhimpunan Pencinta Humor dan penulis buku Humorologi serta pembelajar kebudayaan

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya