Berita

Penyerahan bantuan kepada korban bencana di Desa Urug/RMOL

Bisnis

Bank BJB Serahkan Bantuan Lanjutan Bagi Korban Longsor Di Bogor

RABU, 22 JANUARI 2020 | 21:23 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (bank bjb) kembali menyerahkan bantuan terhadap warga korban bencana longsor di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Bantuan tersebut merupakan lanjutan program penanganan bencana bank bjb bersama pemda Kabupaten Bogor.

Dalam penanganan bencana longsor tersebut, bank bjb telah mendirikan posko bantuan yang berfungsi sebagai lokasi pemberian sejumlah bahan makanan, kesehatan dan penampungan sementara korban longsor yang belum tertangani dengan baik.

"Posko bantuan bank bjb berfungsi sebagai dapur umum yang memenuhi kebutuhan makanan. Selain itu berperan juga untuk posko penampungan korban bencana dan tim sukarelawan, pos kesehatan, serta pos evakuasi,” terang Pimpinan Wilayah II bank bjb, Mohammad Mufti, dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/1).


Secara terpisah, Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, menerangkan, jika kondisi darurat masih berlangsung dan bantuan masih dibutuhkan masyarakat, tidak menutup kemungkinan posko bantuan tersebut akan terus berlanjut.

"Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk keprihatinan dan simpati kami kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Bogor dan Banten. Bank bjb mencoba berkontribusi demi meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang memerlukan bantuan," kata Yuddy.

Yuddy berharap bantuan kemanusian dari bank bjb tersebut bisa meringankan beban para korban bencana dan berharapan kondisi ini dapat segera dilewati.

"Diharapkan bantuan ini memberi manfaat sebanyak-banyaknya. Bank bjb mengajak semua pihak saling berpegangan tangan bahu-membahu agar kita semua senantiasa diberi kekuatan dalam menghadapi bencana alam ini," tandas Yuddy.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya