Berita

Bisnis

Resmi, Irfan Setiaputra Jadi Dirut Garuda Indonesia, Triawan Munaf Jadi Komut

RABU, 22 JANUARI 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Seperti sudah ramai dibicarakan sejak dua pekan lalu, Irfan Setiaputra akhirnya ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia dalam RUPS Luar Biasa yang digelar hari ini, Rabu (22/1), di Kantor Pusat Garuda di Kawasan Bandar Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Irfan menggantikan Ari Askhara yang bersama sejumlah direksi lainnya dipecat menyusul terbongkarnya skandal penyelundupan motor gede Harley Davidson dan sepeda mini Brompton beberapa waktu lalu.

Adapun Fuad Rizal yang menduduki posisi Plt. Dirut pada "masa transisi" dikembalikan ke posisi semula, Direktur Keuangan.


Irfan Setiaputra yang lahir di Jakarta pada 24 Oktober 1964 adalah alumni Jurusan Sarjana Teknik Informatika ITB angkatan 1989.

Dia pernah menjadi Dirut PT INTI pada tahun 2009 sampai tahun 2012. Dia mengundurkan diri dari PT INTI karena merasa gaji yang didapatnya kurang besar.

Irfan pernah menjajal sejumlah perusahaan swasta. Mulai dari PT Titan Mining Indonesia (2012-2014), PT Cipta Kridatama (2014-2017), ABM Investama Tbk  (2015-2016), dan Reswara Minergi Hartama (2017).
 Sebelum kembali ke lingkungan BUMN, Irfan menduduki posisi CEO Sigfox Indonesia yang mengelola jaringan Internet of Things (IoT).

RUPS LB Garuda juga menetapkan Dony Oskaria sebagai Wakil Dirut, Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Direktur Operasi, Rahmat Hanafi sebagai Direktur Tekni.

Lalu Ade R. Susardi sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan IT, M. Rizal Pahlevi sebagai Direktur Niaga dan Kargo, serta Aryaperwira Adileksana sebagai Direktur SDM.

Seperti dikutip dari ZonaTerbang.id disebutkan bahwa kursi Komisaris Utama dipercayakan kepada Triawan Munaf, dengan Wakil Komut Chairal Tanjung.

Sementara itu ada dua Komisaris Independen, yakni Elisa Lumbantoruan dan Yenny Wahid serta Komisaris Peter F. Gontha.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya