Berita

Anggota Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh/Net

Politik

Seperti Jiwasraya, Kejagung Harus Berani Periksa Direksi ASABRI

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Modus korupsi di perusahaan asuransi PT. Asuransi Jiwasraya dinilai tidak jauh beda dengan yang terjadi di PT ASABRI. Untuk itu, penanganan kasus ini juga seharusnya mirip.

Dalam hal ini, anggota Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk turut memeriksa jajaran direksi PT. ASABRI, sebagaimana yang dilakukan terhadap Jiwasraya.

“Saya menilai modus dan pelakunya sama," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/1).


Permintaan itu sendiri sempat disampaikan Pangeran saat Rapat Kerja (Raker) dengan Kejaksaan Agung RI bersama Komisi III DPR RI, Senayan pada Senin (20/1).

Dalam rapat itu, politisi PAN ini juga meminta agar Kejaksaan Agung memeriksa pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pasalnya, sejak berdiri tahun 2011, OJK yang bertindak sebagai pengawas lembaga jasa keuangan tidak bisa lepas tangan begitu saja.

“Komisi III pun harus segera memanggil OJK,” sambungnya.

Pangeran mengurai bahwa berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap PT ASABRI, sejak 2006 sudah dinyatakan disclaimer. Seharusnya OJK sudah memberikan peringatan.

“Tapi kan ternyata tidak dilakukan oleh OJK. Jadi tidak menutup kemungkinan oknum OJK main mata dengan Direksi ASABRI,” duganya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya