Berita

Fahira Idris/Net

Nusantara

Bang Japar Bela Anies Baswedan Soal Banjir Berdasarkan Data

SELASA, 14 JANUARI 2020 | 07:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekelompok orang akan menggelar aksi di depan Balaikota DKI Jakarta pada siang ini, Selasa (14/1). Mereka terbagi dalam dua kelompok. Pertama, kelompok yang ingin menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait bencana banjir. Sedang kelompok kedua mendukung Anies.

Artinya, kata Senator DKI Jakarta, Fahira Idris, aksi sekelompok orang yang menyalahkan gubernur bahkan menuntutnya mundur, bukan aspirasi yang sepenuhnya mewakili warga Jakarta. Sebab ada kelompok warga yang berinisiatif untuk mengawal balaikota dan mendukung kerja Anies menangani banjir.

“Ini karena mereka lebih paham konstruksi penyebab banjir Jakarta dan menyaksikan langsung penanggulangan banjir saat ini lebih baik periode sebelumnya,” ujar Fahira kepada wartawan, Selasa (14/1).


Ketua Umum Bang Japar itu mengurai bahwa pembelaan yang dilancarkan kepada kinerja Pemprov DKI Jakarta didasarkan atas data dan fakta, bukan berdasarkan asumsi.

Berdasarkan catatannya,  penyebab banjir kemarin akibat hujan paling ekstrem dan tertinggi sejak 154 tahun lalu. Sementara sebaran dampak mulai dari kecamatan terdampak, kelurahan terdampak, warga terdampak, jumlah pengungsian, lama genangan, dan lainnya yang berkurang signifikan dibanding banjir-banjir besar sebelumnya.

Artinya progres penanggulangan banjir di DKI saat ini sudah berlangsung di jalur yang tepat. Atas alasan itu juga, dia menurunkan Bang Japar untuk menjaga Balaikota.

“Konstituen saya memahami ini dan mereka meminta saya melakukan sesuatu, setidaknya meng-counter penggiringan opini dan ‘serangan’ tidak berdasar terhadap pemprov dan gubernur,” ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya