Berita

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini/Net

Politik

Perludem: Korupsi Tidak Mengenal Jenis Kelamin Atau Ormas, Fokus Saja Ke Efek Jera

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Korupsi tidak mengenal jenis kelamin, suku, agama maupun sebuah organisasi masyarakat (Ormas).

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini dalam merespons dinamika terkini yang banyak mengaitkan perilaku korupsi dengan SARA.

"Fokuslah pada tindak pidana akan perbuatan kriminalnya. Agar penegakan hukum berjalan optimal dan bisa membongkar sampai ke akar," tegas Titi di akun Twitternya, Sabtu (11/1).


Titi menyayangkan bila tindak pidana di-framing karena SARA, jenis kelamin dan lain sebagainya. Menurutnya, hal itu tak sesuai dengan konteks serta terkesan terlalu menyederhanakan masalah dengan menambah masalah baru.

"Makin membuat masyarakat kita terbelah. Fokus harus pada penegakan hukum yang memberi efek jera," pungkasnya.

Belakangan, yang paling hangat diperbicangkan adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan karena diduga menerima siap untuk urusan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI.

Komisioner KPU ini diciduk dengan tiga orang lainnya yakni mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Agustiani Tio Fridelina, mantan Caleg DPR RI 2019-2024 dari PDIP, Harun Masiku, serta orang kepercayaan Sekjen PDIP, Hasto Kristianto yakni Saeful Bahri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya