Berita

Hasto Kristianto/RMOL

Politik

Dugaan Keterlibatan Hasto Harus Dibuktikan, Agar Tidak Menimbulkan Spekulasi

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 12:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Salah satu Komisioner KPU Wahyu Setiawan (WS) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (8/1).

Tidak ditangkap sendirian, Wahyu juga diciduk bersama dengan orang kepercayaan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristianto yakni Saeful Bahri.

Juga ada, Agustiani Tio Fridelina, mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, yang juga orang kepercayaan Wahyu. Dan, Harun Masiku, calon anggota DPR RI 2019-2024 dari PDIP daerah pemilihan Sumatera Selatan I.


Keduanya pun telah resmi mengenakan rompi oranye sebagai tersangka kasus suap soal anggota DPR RI pergantian antarwaktu (PAW).

Melihat kejadian ini, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta yang juga merupakan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno
menyatakan, PAW anggota DPR memang sangat rentan dengan suap-menyuap.

"Tinggal dibuktikan apakah ada bukti keterlibatan Hasto atau tidak dalam kasus ini," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/1).

Kendati begitu, Adi juga menegaskan bahwa pembuktian hukum parameternya bukan dilihat dari isu ataupun juga asumsi.

"Makanya harus segera tuntaskan kasus ini untuk menghindari spekulasi publik," tandas Adi.

Saeful sendiri keluar dari ruang penyidik KPK sekitar pukul 02.19 WIB tadi setelah menjalani pemeriksaan sejak Kamis. Saat menuju mobil tahanan, Saeful tak bicara banyak mengenai detail kasus yang menyeretnya.

"Prosesnya sudah selesai, tinggal tanya ke penyidik," kata Saeful di Gedung Merah Putih KPK, Jumat dinihari (10/1).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya