Berita

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik/RMOL

Politik

Gerindra Anggap Usulan Pansus Banjir Terlalu Lebay

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 03:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta melontarkan wacana untuk membentuk panitia khusus (Pansus) guna menyelidiki banjir besar yang menerjang Jakarta beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Mohammad Taufik tak sependapat.

Pembentukan pansus banjir dinilai berlebihan karena seolah mencari-cari kesalahan Pemprov DKI Jakarta.


"(Soal Pansus) Enggaklah. Lebay. Sekarang jangan nyari kesalahan, justru yang harus didorong adalah bagaimana penanganan pasca banjir," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/1).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah  (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta itu juga
mengatakan, penyebab banjir di Jabodetabek merupakan karena faktor alam.

"Itu curah hujan yang tinggi, debit air dari Katulampa cukup besar. Kali bukan kali kita. Saya kira yang ngusulin enggak paham itu," sindirnya.

Taufik menyarankan, DPRD DKI hanya perlu mengadakan pertemuan yang menghadirkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta kepala daerah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi untuk membicarakan masalah penanggulangan banjir.

"Ngapain Pansus lama-lama. DPRD mengambil inisiatif pertemuan. Kemudian banjir itu kan ada dua, kiriman dan ada banjir lokal. Duduk bareng dan soal normalisasi naturalisasi yang dipertentangkan cara mana daerah yang bisa dinormalisasi dan dinaturalisasi," jelas Taufik.

Dengan adanya pertemuan bersama Kementerian PUPR dan kepala-kepala daerah tersebut, maka bisa diketahui tugas masing-masing daerah soal penanganan banjir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya