Berita

Jet tempur jenis F-16/Net

Pertahanan

Empat Pesawat F-16 TNI AU Gelar Operasi Di Natuna

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 18:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara kirim sejumlah pesawat jet tempur menuju perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Setidaknya, TNI AU mengirim 4 pesawat jet tempur jenis F-16 dari Skadron Udara 16 Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin ke perairan Natuna.

Pesawat yang merupakan salah satu andalan armada udara Indonesia dengan nama sandi Operasi Lintang Elang 20 itu, selama ini memang kerap dipakai untuk menjaga kedaulatan Indonesia.


Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama Ronny Irianto Moningka menyebut pesawat jet tempur yang dikirim memang pesawat operasi rutin wilayah barat.

"Ini sebenarnya operasi rutin wilayah barat, kita kirim ke Natuna," ujar Ronny di Pekanbaru, Riau, Selasa (7/2).

Ronny menjelaskan bahwa pengerahan empat jet tempur F-16, enam penerbang serta puluhan personel TNI Angkatan Udara ke Natuna dilakukan atas perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Ke depannya, Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Riau juga siap mengerahkan seluruh kekuatan yang ada jika diperintah oleh Panglima TNI. Dua skadron tempur di pangkalan udara terlengkap di Sumatera itu pun telah berstatus siaga.

Ronny memastikan bahwa pengiriman jet tempur F-16 itu bukan untuk melakukan provokasi terhadap situasi di perairan Natuna.

Belakangan, di perairan Natuna Utara ditemukan kapal nelayan asing dan kapal coast guard China sengan beroperasi.

"Kita tidak buat provokasi pihak manapun, kita jaga wilayah kita," katanya.

Ronny menyebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga berencana ikut berpatroli ke wilayah Natuna. Tentu dalam rangka memantau perkembangan situasi yang tegang sejak beberapa hari terakhir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya