Berita

Anggota TNI saat membangun rumah pintar/Puspen TNI

Nusantara

TNI Bangun Rumah Pintar Untuk Warga Perbatasan RI-Papua Nugini

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 04:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam menjalankan tugas pengamanan perbatasan dan juga memiliki misi Indonesia Pintar dan gemar membaca, Satuan Petugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 713/ST bersama tim personel pos Bendungan Tami mendirikan rumah pintar di Kampung Gambut, Distrik Muara Tami, Kamis (19/12).

Rumah Pintar ini menjadi sarana penunjang pendidikan formal untuk masyarakat sekitar. Masyarakat dapat menggunakan Rumah Pintar sebagai tempat belajar, bermain dan berkreasi baik untuk bayi, anak-anak, dan perempuan kampung Gambut, dan semuanya itu TNI memberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Pembangunan Rumah Pintar menggunakan konsep cinta Papua. Bangunan dan sarana untuk mendidik anak-anak menggunakan barang-barang lokal dengan para pengajar dari personel Satgas yang siap mendidik perempuan dan anak kampung Gambut menjadi masyarakat yang pintar.


Selanjutnya Letda Inf Tri mengungkapkan bahwa pembangunan rumah pintar ini merupakan bentuk kepedulian Satgas untuk meningkatkan SDM masyarakat Papua dan masyarakat kampung Gambut secara khusus.

“Kami menginginkan ketika kami nanti selesai melaksanakan penugasan di Papua di Sektor Utara ini kami mengharapkan masyarakat sudah bebas dari buta huruf, sudah bisa membaca dan lain sebagainya,” kata Danpos lewat siaran persnya, Kamis (19/12).

Sementara itu, Pendeta Gereja Injili Di Tanah Papua, Yeko Kogoya mengungkapkan, pembangunan rumah pintar ini menjadi sesuatu yang bernilai di mana TNI sendiri memperhatikan kami masyarakat di kampung Gambut.

“Saya mewakili masyarakat Kampung Gambut juga berharap kedepan kita masyarakat Gambut semakin bijak dan mampu melaksanakan tugas dan panggilan kita masing-masing sebagai masyarakat dan warga negara yang baik,” tandasnya.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya