Berita

Mobil mewah pengemplang pajak di Jatim/Net

Nusantara

Tiga Alasan IPW Dukung Polda Jatim Sita Belasan Mobil Mewah

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 22:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi polisi menggelar pemeriksaan terhadap mobil mewah di wilayah Jawa Timur mendapat dukungan. Dalam aksi ini, belasan mobil diamankan ke Mapolda Jatim.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane tegas menyatakan dukungan pada polisi atas aksi ini. Dia bahkan meminta polisi untuk tidak takut bertindak tegas, sekalipun ada pihak yang melontarkan tudingan aksi ini digelar sewenang-wenang.

Apalagi, tujuan dari pemeriksaan adalah untuk memastikan pemilik mobil mewah itu taat peraturan.


“Jika para pemilik mobil mewah itu merasa benar dan diperlakukan tidak adil oleh polisi, mereka bisa mengadu ke Propam atau bahkan mempraperadilankan Polda Jatim,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/12).

Neta mengajak DPR dan DPRD Jatim mendukung aksi polisi dalam menertibkan ketaatan pajak para pemilik mobil mewah.

Setidaknya, ada tiga alasan untuk mendukung langkah polisi. Pertama, berkaca pada kasus mobil mewah yang terbakar di jalanan Surabaya.

“Antisipatif memang harus dilakukan polisi karena kasus mobil terbakar di jalanan tentu sangat berbahaya,” ujarnya.

Kedua, kata Neta, ada dugaan bahwa mobil mewah tidak memiliki surat-surat yang lengkap.

Sedangkan alasan ketiga, diduga banyak mobil mewah yang tidak bayar pajak alias pemiliknya mengemplang pajak.

“Seharusnya semua Polda di indonesia mengikuti langkah tegas yang dilakukan Polda Jatim agar para pemilik mobil mewah tidak bersikap sesukanya,” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya