Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Seperti "Dikerjai" Plt Kadisbudpar Soal Adikarya Wisata Colosseum

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 08:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penghargaan Adikarya Wisata yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada diskotek Colosseum yang kemudian dicabut menyisakan sejumlah kejanggalan.

Di antaranya mengenai pengabaian surat rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta. Mereka telah berkirim surat ke pemprov dan menyatakan pernah menemukan penyalahgunaan narkotika di diskotek tersebut.

Namun rekomendasi tersebut tidak digubris oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Alberto Ali yang tetap keukeuh memberikan penghargaan Adikarya Wisata kategori hiburan dan rekreasi kepada Colosseum.


Hal inilah yang kemudian membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meradang seperti sedang dikerjai. Akibatnya, Alberto dicopot dengan alasan telah lalai mengabaikan rekomendasi BNNP itu.

“Kelakuan mereka, sudah jelas ada surat bulan Oktober kok masih diproses jadi kandidat dapat penghargaan. Harusnya diproses laporan, ini malah dikasih penghargaan," ucap Anies kepada wartawan di Gedung BNNP DKI Jakarta, Tanah Abang, Selasa (17/12).

Tak kalah menyedot perhatian adalah pembubuhan tanda tangan Anies yang dibuat cetak dalam penghargaan tersebut dan bukan dalam bentuk tanda tangan basah.

Kendati demikian Anies membantah bila itu disebut pemalsuan. Menurutnya, tanda tangan itu layaknya ijazah ataupun dalam surat izin mengemudi.

"Rektor kan tanda tangan cetak, kalau SIM kan cetak. Jadi bukan pemalsuan, cuma itu tanda tangan yang dilakukan secara banyak, untuk penghargaan," katanya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies menegaskan masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat DKI terkait pemberian penghargaan kepada Diskotek Colosseum.

"Nanti kita lihat di mana letak persoalannya," tegasnya.

Pemberian penghargaan kepada Colosseum diputuskan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan SK Nomor 388 Tahun 2019 tentang Penetapan Pemenang Adikarya Wisata Tahun 2019.

Pembatalan penghargaan itu didasari pada surat rekomendasi dari Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) terkait temuan penyalahgunaan narkotika di diskotek tersebut.

Atas hal kasus inilah, Anies Baswedan kemudian membebastugaskan Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Alberto Ali yang langsung digantikan oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian Sri Haryati.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya