Berita

Diskotek Colosseum/Net

Nusantara

Soal Adikarya Wisata Colosseum, BNN Sebatas Beri Rekomendasi

SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 08:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penghargaan Adikarya Wisata pada diskotek Colosseum, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat dibatalkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) berkirim surat rekomendasi. Surat itu mengurai temuan penyalahgunaan narkotika di diskotek tersebut.

Kepala BNNP DKI Brigjen Tagam Sinaga menjelaskan rekomendasi itu diberikan berdasarkan UU 35/2009 tentang Narkotika.

"Di sana disebutkan bagaimana mencegah, merehabilitasi dan pemberantasan," ungkapnya saat dihubungi wartawan, Selasa (17/12).


Tagam melanjutkan, meskipun BNNP menemukan adanya penyalahgunaan Narkotika di Colosseum, namun  kewenangan untuk menutup diskotek sepenuhnya ada di tangan Pemprov DKI.

"BNNP hanya memberitahu di sini ada razia kita temukan ini. Ada pengguna sekian, positif sekian, kemudian kita rehabilitasi," jelasnya.

Surat itu sebatas berisi rekomentasi. Artinya, kata Tagam, saran yang diberikan akan digunakan atau tidak merupakan kewenangan dari Pemprov DKI Jakarta.

Pemberian penghargaan kepada Colosseum diputuskan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan SK 388/2019 tentang Penetapan Pemenang Adikarya Wisata Tahun 2019.

Kemarin, Adikarya untuk Colosseum dicabut atas pertimbangan rekomendasi dari BNN dan tim yang tidak cermat.

Anugerah Adikarya Wisata merupakan penghargaan kepada usaha pariwisata yang memiliki kinerja bisnis yang unggul dan berprestasi dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan serta berkontribusi bagi pembangunan kepariwisataan di Jakarta.

Tahun 2019 ini, ditetapkan 155 pelaku usaha, institusi, atau perusahaan yang menjadi nominasi pada penghargaan ini yang terbagi menjadi 31 kategori.

Proses penilaian meliputi seleksi administrasi, penilaian kinerja, dan penilaian akhir dengan mengunjungi tempat usaha para nominator.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya