Berita

Gus Dur/Net

Jaya Suprana

Warisan Pesan Gus Dur

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 07:10 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KETIKA nyantrik ke Gus Dur, saya menggunakan berbagai kesempatan untuk belajar lebih mendalam tentang Islam terutama Islam yang hadir di Indonesia yang kerap pula disebut sebagai Islam Nusantara.

Satu di antara yang saya mohon penjelasan dari Gus Dur adalah mengenai apa sebenarnya yang disebut sebagai Syiah.

Aljabariah


Alih-alih mendefinisikan Syiah, Gus Dur memberikan sebuah perumpamaan yang bermain dengan logika komparatif plus agak matematikal bahwa secara kebudayaan, Nahdlatul Ulama adalah Syiah minus Imamah sementara Syah adalah Nahdlatul Ulama plus Imamah.

Penjelasan Gus Dur membingungkan saya, sebab sebagai umat Nasrani saya tidak tahu makna istilah “imamah”.

Sementara secara aljabariah apabila NU = a, Syiah = b , Imamah = c, maka perumpamaan NU = Syiah – Imamah tetapi Syiah = NU + Imamah dapat ditulis sebagai( a = b – c ) = ( b = a + c ) yang secara matematikal dapat ditafsirkan bahwa a < b dan b > a + c, namun pada kenyataan sulit dibuktikan kebenaran sebab tidak ada kaidah baku untuk mengukur besaran NU, Syiah, Imamah secara benar-benar terukur akurat.

Ijtihad

Syukur alhamdullilah, Gus Dur menyadari kebingungan saya, maka beliau lanjut menjelaskan bahwa pada hakikatnya banyak ibadah dan tasawuf NU berasal dari Syiah.

Gus Dur juga berupaya meyakinkan saya bahwa tradisi ijtihad yang terkandung di alam pemikiran Syiah merupakan ilmu yang kaya makna yang layak ditelaah oleh para cendekiawan Islam jika hendak memahami tradisionalisme Islam Sunni di persada Nusantara.

Bahkan berdasar data yang tertera pada lembaran sejarah Islam di Nusantara, dapat dikatakan bahwa kaum Syiah mendirikan Kerajaan Perlak di Aceh sebagai kerajaan Islam pertama di bumi Nusantara. Namun dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia memang Sunni lebih berkembang di Nusantara, sehingga jumlah penganut Sunni secara kuantitas berjumlah lebih besar ketimbang Syiah yang berkembang di Iran.

Enerji Peradaban

Sesuai ajaran  agar saya wajib senantiasa berpihak kepada kaum tertindas maka Gus Dur juga wanti-wanti berpesan agar saya jangan ikut-ikutan gerakan melecehkan Syiah di Indonesia.

Sebagai negara Bhinneka Tunggal Ika berpedoman Pancasila dengan asas Persatuan Indonesia, perbedaan Sunni dan Syiah sama sekali bukan alasan untuk memecah-belah bangsa namun justru merupakan suatu enerji peradaban sakti-mandraguna demi menggerakkan mekanisme perjuangan bangsa, negara dan rakyat Indonesia meraih cita-cita mesyarakat adil dan makmur yang hidup bersama di dalam suasana gemar ripah loh jinawi, tata-tenteram kerta rahardja.

Penulis adalah pembelajar peradaban dunia

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya