Berita

Ajang musik internasional, Djakarta Warehouse Project/Net

Nusantara

Djakarta Warehouse Project Alami Pro Kontra, Begini Penjelasan Disparbud Pemprov DKI

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Diiringi pro dan kontra, ajang musik terbesar se-Asia Tenggara, Djakarta Warehouse Project (DWP), akan berlangsung mulai mulai malam hari ini, Jumat (13/12) hingga Minggu (15/12) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Bagi mereka yang kontra, acara DWP yang sudah 11 kali diadakan ini dinilai tak lebih dari ajang maksiat.

Terkait tudingan tersebut, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Alberto Ali memberikan penjelasan.


"Pada prinsipnya, DKI sebagai ibukota sudah banyak aktivitas internasionalnya. Tentunya aktivitas itu tidak hanya bisnis tapi kegiatan kesenian dan budaya," ujarnya saat dihubungi awak media pada Jumat (13/12).

"Penyelenggaraan DWP ini merupakan aspek aktivitas berkesenian yang berskala besar dan internasional yang bisa mendatangkan wisatawan mancanegara maupun dalam negeri," sambungnya.

Alberto juga menegaskan pihak penyelenggara DWP telah berkomitmen untuk memperhatikan setiap norma yang ada. Petugas dari Pemprov DKI pun akan dikerahkan untuk melakukan pengawasan di lapangan.

Bentuk pengawasan akan berupa pantauan dari dua aspek, yakni dari sisi penyelenggara dan dari dinas pariwisata.

"Kami memonitoring ke sana. Dari sisi pajak, ada dari BPRD yang mengawasi pembelian tiket. Dari pariwisata kami awasi objek yang memang menjadi bagian kami," lanjutnya.

"Mereka bersedia menaati itu. Menjaga ketertiban dan mengikuti aturan berkaitan dengan peraturan yang ada," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya