Berita

Menhan Korea Mengunjungi Menhan RI/Kemhan

Pertahanan

Prabowo Terima Kunjungan Jeong Kyeongdoo Bahas Alutsista Jet Tempur

KAMIS, 12 DESEMBER 2019 | 16:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korea bagi Indonesia merupakan negara bersahabat yang keberadaannya sangat penting di wilayah regional.

Sejak 1973, hubungan diplomatik kedua negara ini telah terjalin dan semakin berkembang dari tahun ke tahun khususnya di bidang pertahanan dan teknologi industri.

Perjanjian kerjasama pertahanan kedua negara telah tertuang dalam dokumen perjanjian kerjasama yang ditandatangani pada 12 Oktober 2013 di Jakarta. Dokumen tersebut berisi kerjasama yang menitikberatkan pada kerjasama dalam bidang logistik dan industri pertahanan.


Kunjungan Menteri Pertahanan Republik Korea Jenderal (Pur) H. E. Jeong Kyeongdoo ke kantor Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, diharapkan dapat lebih meningkatkan hubungan kerjasama pertahanan kedua negara yang telah terjalin.

Prabowo Subianto menerima dengan hangat Jeong Kyeongdoo beserta rombongan. Sebelum melakukan pembicaraan bilateral (CC) di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (12/12), Jeong Kyeongdoo beserta rombongan disambut dengan upacara jajar kehormatan.

Kerjasama yang dibicarakan antara kedua menhan antara lain adalah alat utama sistem persenjataan (alutsista) pengembangan pesawat tempur KFX/IFX yang dilakukan Indonesia dan Korea Selatan.

"Join pembuatan pesawat bersama. Itu sekarang masih sedang dinegosiasi dan vocal point dari Indonesia memang yang ditunjuk Pak Prabowo, Menteri Pertahanan, untuk berbicara antarmenteri pertahanan," jelas Mahfud di kantornya, Kamis (12/12).

Jet tempur KFX/IFX adalah pesawat semi siluman generasi 4.5 yang dikembangkan Korea Selatan dan Indonesia. Pesawat ini disebut akan menyaingi jet tempur F-22 dan F-35 karena harga jual yang relatif lebih rendah karena secara kemampuan masih berada di bawah. Pesawat ini juga diharapkan bisa ditempatkan di berbagai pulau di tanah air untuk menjaga kedaultan wilayah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya