Pembukaan RUA ke-17 INSA/Net
Carmelita Hartoto kembali terpilih sebagai Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) atau Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Indonesia untuk periode 2019-2023.
Wanita kelahiran Surabaya dan ibu dari tiga anak ini terpilih secara aklamasi dalam Rapat Umum Anggota (RUA) ke-17 yang diselenggarakan dari tanggal 9 sampai 10 Desember 2019 di Hotel Sultan, Jakarta.
RUA ke-17 ini mengusung tema INSA Tangguh Menjaga Kedaulatan NKRI Menuju Indonesia Maju dan dibuka oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
RUA juga dihadiri seluruh pengurus DPC, anggota dan stakeholder INSA.
Carmelita memimpin INSA pertama kali pada tahun 2011.
Sebelum menjadi ketua umum INSA pada tahun 2011 itu, wanita yang kerap disapa Meme ini telah menduduki sejumlah jabatan penting lainnya di INSA, yakni Kepala bidang Luar Negeri INSA dari tahun 2002 sampai 2008, dan Bendara Umum INSA dari 2008 hingga 2011.
Ketika membuka RUA ke-17, Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan mengingatkan peran penting INSA yang sangat strategis.
Dia juga mengatakan, INSA adalah garda terdepan dalam mewujudkan program Indonesia sebagai poros maritim dunia.
"Saya senang ketua INSA dan jajarannya sudah bekerja bagus untuk memperkuat industri pelayaran dan kemaritiman," puji Luhut pada kepengurusan INSA sebelumnya yang dipimpin Carmelita Hartoto.
Sementara Menhub Budi Karya mengatakan, dengan kondisi geografis Indonesia yang sangat strategis dengan 95.000 km garis pantai, 5,9 juta km persegi area yuridis laut, 16.056 pulau dan didukung oleh 267 juta penduduk, Indonesia adalah negara maritim yang sangat strategis di dunia.
Tidak kurang dari 40 persen rute perdagangan dunia melalui laut melewati perairan Indonesia.
“Dunia pun mengakui eksistensi kemaritiman Indonesia di maritim internasional dengan terus mendukung dan mempercayai Indonesia menjadi anggota Dewan Council IMO kategori C periode 2020-2021, dan BPK sebagai eksternal auditor IMO periode 2020-2023,†ujar Menhub Budi Karya Sumadi.
RUA INSA digelar setiap empat tahun sekali.
Forum ini juga menjadi ajang silaturahmi, bertukar pikiran atau pandangan, dan mempererat soliditas baik pengurus maupun anggota guna menghadapi tantangan pelayaran yang semakin kompleks.