Berita

Peta Papua dan Papua Barat/Net

Pertahanan

Analis Intelijen: Papua Aman 1 Desember Karena Kerja Senyap BIN

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 00:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah beberapa aksi massa pada Agustus dan September 2019 sebagai rentetan kejadian di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, pada 1 Desember 2019 Papua justru aman.

Hal ini cukup mengejutkan karena biasanya pada 1 Desember kelompok separatis Papua dan Papua Barat melakukan demonstrasi termasuk aksi kekerasan. 1 Desember kerap disebut sebagai "HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM)".

Analis intelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta mengatakan, stabilnya Papua bahkan amannya Papua pada 1 Desember karena peran intelijen terutama BIN yang berhasil dalam operasi untuk menciptakan Bumi Cenderawasih yang aman dan damai.


"Kepala BIN Budi Gunawan tipikal kerja senyap, tapi tuntas. Bukan hanya masalah Papua tetapi pasca Pilpres hingga pelantikan Presiden yang aman dan damai kemarin karena tangan dingin Budi Gunawan," ujar Stanislaus, Selasa (3/12).

Selanjutnya, Stanislaus menjelaskan bahwa BIN di bawah kepemimpinan Budi Gunawan berperan sangat signifikan dalam menciptakan situasi negara yang aman dan damai, termasuk dari sisi politik dan budaya.

Selain itu, hubungan Budi Gunawan yang baik dengan institusi lain seperti Polri dan TNI cukup bermanfaat dalam kolaborasi antar institusi negara dalam menciptakan situasi kondusif.

"Tidak perlu meragukan kepemimpinan Budi Gunawan sebagai kepala BIN. Meskipun jarang terekspos itulah ciri khas intelijen, bekerja dalam senyap, namun berhasil tuntas," tutup Stanislaus, kandidat doktoral di Univesitas Indonesia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya