Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Bisnis

Pemangkasan Eslon III dan IV, Hatinya Belum Hijrah, Tapi Title Sudah Berubah

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 16:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan butuh waktu bagi pejabat eselon III dan IV yang kini telah beralih fungsi menjadi Analis.

Itu sebabnya pemangkasan eselon III dan IV di Kementerian Keuangan dilakukan secara bertahap di semua departemen. Karena alih fungsi jabatan tidak bisa dilakukan secara langsung semua, perlu ada adaptasi perubahan jabatan tersebut.

Sri Mulyani mengakui perubahan mindset dari pejabat struktural ke fungsional masih akan terus dibangun.


“Barangkali hari ini masih belum bisa bedakan kemarin masuk batch eselon III sekarang sebagai analis. Mungkin sikapnya, pikirannya bahkan hatinya belum hijrah, tapi title sudah berubah," tegasnya.

Pemangkasan eselon III dan IV  telah dilaksanakan di lingkungan Kementerian Keuangan. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui pemangkasan eselon III dan IV baru dilakukan pada Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

"Dalam BKF kita telah lakukan layering, ini sebagian besar jabatan administrasi. Yakni 19 jabatan eselon III di hilangkan, dari sebelumnya 36 jabatan. Untuk eselon IV ada 74 jabatan dihapus dari sebelumnya 124 jabatan," ujar Sri Mulyani di Aula Mezanine, Jakarta, Jumat (29/11).
"Jadi 36 dan 74 para pejabat yang tadinya pejabat eselon IV dan eselon III di BKF, sekarang Anda menjadi pejabat fungsional," jelasnya.

Menurutnya, dari 93 jabatan eselon III dan IV yang dipangkas tersebut ada sebanyak 112 pejabat yang fungsinya berubah.

"Ada 112 pejabat tersebut yang sekarang akan menjadi analis kebijakan. Perubahan ini mungkin tidak sekedar menjalankan instruksi Presiden. Sebab biasanya kementerian ahli menjalankan tapi belum tentu betul-betul menjalankan esensi layering," aku Sri Mulyani.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya