Berita

Panglima TNI dan Kapolri saat menuju Papua (Kamis kemarin)/Net

Pertahanan

Peneliti LIPI: Masyarakat Jangan Terprovokasi Surat Edaran Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 04:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menjelang peringatan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember mendatang, ramai menjadi perbincangan Surat Edaran (SE) yang mengatasnamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Tak jarang, banyak pihak yang meragukan keabsahan SE tersebut. Salah satunya Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Cahyo Pamungkas. Menurutnya, hal itu diyakini hanya sebagai alat provokasi semata.

"Saya enggak yakin ini (Surat Edaran) asli TPN-PB," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (28/11).


Karena itu, dia meminta agar masyarakat Papua tidak terpancing oleh provokasi dari pihak-pihak yang dianggap tidak bertanggung jawab itu.

"Masyarakat Papua agar tidak terprovokasi dengan hoax tentang 1 Desember, dan bekerja(lah) seperti biasa," kata Cahyo.

Lebih lanjut, Cahyo menilai maksud dari Surat Edaran yang berisi seruan kepada warga Papua Barat untuk memperingati lahirnya OPM dan mengibarkan bendera bintang kejora hanyalah untuk menciptakan suasana tidak nyaman di Papua semata.   

"Orientasinya untuk membuat situasi Papua tidak aman. Saya kira tidak perlu ditanggapi dengan serius," demikian Cahyo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya