Berita

Taman Ismail Marzuki/Net

Nusantara

Dukung Revitalisasi TIM, DKJ: Gedung Untuk Ruang Pameran Sudah Gak Layak

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 18:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk merevitalisasi dan membangun hotel bintang lima di kawasan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM) didukung oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

Pelaksanaan Tugas (Plt) Ketua DKJ, Danton Sihombing mengatakan, pihaknya mendukung rencana Pemprov DKI yang akan merevitalisasi kawasan TIM terlebih menambahkan hotel bintang lima.

Danton bahkan menyebut revitalisasi TIM adalah sebuah keharusan.


"Karena gedung-gedung kayak ruang pamer sudah enggak layak dan segala macem," kata Danton dalam keterangannya, Rabu (27/11).

Lebih lanjut Danton mengatakan, jika hotel tersebut benar-benar akan dibangun, maka DKJ menyarankan agar hotel itu dibuat dengan konsep art hotel.

"Misalnya melebur dengan galeri pameran dari seniman. Kemungkinan (karyanya) juga kan dibeli," imbuhya.

Sayangnya, PT Jakpro yang diberi tugas oleh Pemprov DKI belum memberikan informasi rinci terkait rencana pembangunan hotel.

"Saya belum pernah denger sih dari Jakpro akan bintang lima gitu ya. Keterangan tertulis belum pernah ada. Jadi saya juga enggak tahu memunculkan keterangan bintang lima dari mana," tuturnya.

"Jadi cuma masalah komunikasi aja ini," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya