Berita

Anggota DPRD DKI dari Geridnra, Syarif/Net

Nusantara

Pemprov DKI Akan Bangun Hotel Di Kawasan TIM, Gerindra: Coba Komunikasi Lagi Dengan Para Seniman

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 01:13 WIB

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Syarif menanggapi kisruh mengenai revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM) antara Pemprov DKI Jakarta, DPRD, dan seniman.

"Duduk bareng lah dengan seniman dengan forum, jangan ngotot-ngototan, tapi saya berpendapat apa yang diupayakan Pemprov untuk tujuan yang lebih baik, hal-hal teknis mungkin kurang dipahami," tandasnya saat ditemui di sela-sela rapat Badan Anggaran DPRD, Selasa (26/11).

Seperti diketahui beberapa anggota DPRD dan para seniman ada yang menolak rencana revitalisasi tersebut. Alasannya, dikhawatirkan area PKJ TIM bukan lagi tempat untuk para pegiat seni tetapi akan digunakan sebagai bisnis komersil.


Syarif menyarankan Pemprov DKI bersama DPRD dan para seniman duduk bersama membahsa secara lebih mendalam. Dia menganggap apa yang dilakukan Pemrpov DKI masih sebatas langkah-langkah yang siftanya formalitas.

"Kemarin pendekatanya hanya formalitas, kan engga begitu. Harusnya ada yang dari hati ke hati, ini kan soal komunikasi," imbuhnya.

Saat ditanya bagaimana sikap Gerindra terkait rencana pembangunan hotel  bintang 5 di TIM, Syarif mengaku tidak setuju.

"Prinsip saya engga setuju, tapi kalau dibangun ada pembiayaan maintanance itu harusnya dipikirkan, setelah dibangun biaya maintanance itu harus dipikirkan," pungkasnya.Pierre Immanuel Ombuh

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya