Berita

Direktur Utama JakPro Dwi Wahyu Daryoto/RMOL

Nusantara

Direktur Jakpro Ajak Taufik Diskusi Tentang Revitalisasi TIM

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 20:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengaku siap melakukan diskusi dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik terkait rencana revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM).

Direktur Utama JakPro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, Taufik bukan tidak setuju, namun belum setuju jika kawasan TIM akan dibangung hotel berbintang lima. Hotel berbintang itu nantinya akan disebut Wisma TIM.

"Jadi bukan tidak setuju revitalisasi ya. Tapi belum setuju dibangun hotel. Untuk itu maka kami membuka diri berdiskusi," kata Dwi saat ditemui di kantor JakPro, Thamrin, Jakarta Pusat,(25/11).


Dwi menegaskan jika pihaknya tidak akan mengelola kesenian di TIM.

"Kami gak akan mengelola seninya. Jadi seolah-olah itu dikuasai Jakpro. Enggak. Kami bukan menguasai TIM," tegasnya.

Lebih lanjut Dwi mengatakan, hasil lukisan dari seniman TIM nantinya akan dipajang di hotel atau Wisama TIM. Bahkan lukisan itu akan digantung di setiap kamar hotel agar tamu tertarik dan membeli lukisan tersebut.

"Bisa terbayangkan, karya seniman dari TIM itu ada di hotel ini. Hasil seni lukis dilihat pendatang, lalu membelinya," pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, mendukung langkah para seniman untuk menghentikan pembangunan hotel di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Taufik menilai PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tidak mengerti sejarah TIM, yang merupakan pusat kesenian dan budaya dan tidak boleh sembarangan dibangun hotel.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya