Berita

Bona Tigor Naipospos/RMOL

Nusantara

Kejagung Tolak LGBT Jadi CPNS, SETARA Institute: LGBT Hak Seseorang

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 00:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL. Kejaksaan Agung dalam merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di instansinya membuat aturan tidak boleh memiliki orientasi kelainan seksual, Lesbi Gay Bisexual dan Transgender (LGBT).

Terkait hal itu, Wakil Ketua SETARA Institute Bonar Tigor Naipospos mengatakan bahwa pihak Kejagung semestinya tidak perlu mengeluarkan aturan semacam itu. Menurutnya, yang paling penting adalah kompetensinya.

"Kalo LGBT hak seseorang lah. Karena kan yang penting adalah kompetensi, kualifikasi, apakah dia bisa bekerja dengan baik atau tidak," kata Tigor kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/11).


Menurut Tigor, LBGT merupakan hak setiap orang yang tak perlu dipermasalahkan. Hal itu justru berbeda dengan aturan pelarangan cadar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Lain hal dengan cadar loh, cadar tadi kan dalam berkomunikasi dia jadi sulit gitu," kata Tigor.

"Prinsip dasarnya begini. Sepanjang dia tidak mengekspresikan menunjukkan perilaku (LGBT) dia di ruang publik, its oke aja. Kan enggak jadi masalah," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ruang publik dan ruang privat merupakan dua hal yang berbeda. Karena itu, Tigor justru melihat LGBT tak perlu dipermasalahkan.

"Yang menjadi masalah adalah ketika dia mengekspresikan dan kemudian mempertunjukkan diruang publik. Itu menjadi orang agak terganggu. Tapi, sepanjang dia bisa menjaga? Perinsip dasarnya publik spare harus dijaga. Karena kita tidak bisa masuk ke ruang privat," tutupnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya