Berita

Menhan Prabowo Saat Menerima Dubes RI untuk Swedia/KBRI Swedia

Pertahanan

Menhan Prabowo Pastikan Belanja Alutsista Tidak Beroreantasi Proyek

SABTU, 23 NOVEMBER 2019 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertahanan Letjen TNI Purn Prabowo Subianto (Prabowo) telah menyisir belanja Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) yang berorientasi pada proyek.

Sejak dilantik sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo berupaya menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sebaik-baiknya. Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Selama satu bulan beliau duduk sebagai Menhan, perintah Pak Jokowi  itulah yang beliau kerjakan. Pak Prabowo fokus pada memastikan Alutsista yang dibeli adalah Alutsista yang memiliki kebermanfaatan tinggi," kata  Dahnil.


Prabowo tidak akan main-main soal urusan belanja Alutsista. Prabowo ingin memastikan pertahanan Indonesia kuat sebagai negara dan bangsa.

Dahnil menyebut Prabowo telah menyisir satu per satu, mana belanja Alutsista yang berorientasi pada proyek semata dan mana yang memang betul-betul teknologi yang dibutuhkan oleh negara.

Hal itu terkait dengan permintaan Jokowi agar tidak ada kebocoran anggaran.

Dahnil menjelaskan selama ini Prabowo juga sangat fokus dan teliti sebelum menentukan pembelian Alutsista. Dia memastikan pembelian Alutsista akan memiliki manfaat tinggi untuk pertahanan negara.

"Seperti apa yang telah disampaikan Pak Presiden, Menhan tidak akan main-main dengan belanja Alutsista karena terkait dengan kedaulatan Indonesia," terang Dahnil.

Sebelumnya, Jokowi mengarahkan menterinya terkait pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) untuk mengakhiri belanja anggaran pertahanan yang hanya berorientasi untuk proyek semata.

"Jangan lagi orientasinya adalah penyerapan anggaran, mampu membelanjakan anggaran sebanyak-banyaknya, apalagi orientasinya sekadar proyek. Sudah, stop yang seperti itu," tegas Jokowi dalam sambutannya saat memimpin rapat terbatas bertopik "Kebijakan Pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista)" di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (22/11).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya