Berita

Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik/RMOL

Nusantara

Gerindra Pede Usulannya Soal Cawagub DKI Disetujui PKS

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 23:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perebutan kursi nomor dua di Jakarta menemui babak baru setelah Partai Gerindra mengajukan empat nama Cawagub kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Sebelumnya Gerindra dan PKS sebagai partai pengusung Anies-Sandi telah bersepakat bahwa jatah kursi wagub adalah milik PKS. Namun demikian, Gerindra menilai proses Cawagub DKI Jakarta berjalan mandek dan perlu dievaluasi.

Partai asuhan Prabowo Subianto ini akhirnya mengusulkan empat nama baru yang diusulkan menjadi Cawagub.


Terkait hal ini Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik optimis PKS akan menyetujui usulan Gerindra.

"Insya Allah nanti dia (PKS) memilih salah satu (Cawagub Gerindra)," ungkap Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (22/11).

Saat ditanya siapa calon terkuat dari nama yang telah diusulkan, Taufik mengatakan masing-masing  punya kekuatan.

"Semuanya kuat. Saya enggak tahu, PKS kan yang milih," singkat Taufik.

Untuk diketahui, empat nama usulan Partai Gerindra tersebut di antaranya Arnes Lukman, Ferry Juliantono, Ahmad Riza Patria, dan Saefullah.

Sementara itu, nama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sedari tahun lalu sudah diajukan PKS untuk kejombloan  Anies Baswedan. Kedua nama itu selalu mentok karena saat pembahasan rapat di DPRD DKI tidak pernah kuorum.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya