Berita

Sri Mulyani/Net

Nusantara

Sri Mulyani: Kami Memiliki Kelebihan Punya Menteri Sangat Muda

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 07:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelebihan Indonesia dibandingkan dengan negara lain, salah satunya memiliki menteri muda yang duduk di kabinet Jokowi saat ini.

Menteri keuangan Sri Mulyani mengungkapkan hal itu di tengah-tengah "rayuan"-nya membujuk pengusaha Amerika Serikat saat menjadi pembicara di US-Indonesia Investment Summit, di Hotel Mandarin, Jakarta, Kamis (21/11).

Sri Mulyani berupaya merayu pengusaha Amerika Serikat untuk investasi di Indonesia, lewat berbagai insentif pajak mulai dari tax holiday hingga super tax deduction.


Sri Mulyani menguraikan, insentif super tax deduction berlaku untuk penelitian, pelatihan kejuruan, dan proyek padat karya bagi semua investor.

"Kami memiliki Menteri Pendidikan yang sangat muda yang tahu persis apa yang dibutuhkan untuk berkembang lebih lanjut," papar Sri Mulyani.

Dengan adanya sosok menteri muda di Indonesia dapat berpengaruh kuat terhadap perkembangan ekonomi Indonesia ke depan.

"Kita sekarang ini di pemerintahan kedua akan menciptakan reformasi mengejutkan yang bisa ciptakan kepastian dan keberlanjutan. Gimana kita sebagai kabinet bisa ciptakan itu. Kita akan lihat ke depan," urai Sri Mulyani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya