Berita

Kongres pertama organisasi masyarakat katolik Vox Point Indonesia/Ist

Nusantara

Gubernur Anies: Vox Point Indonesia Dibutuhkan Di Tengah Carut Marutnya Bangsa

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 01:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kongres pertama organisasi masyarakat katolik Vox Point Indonesia yang telah berlangsung 15-17 November 2019 lalu mendapat apresiasi dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Kehadiran Vox Point Indonesia menjadi kebanggan tersendiri karena menjadi wadah bagi umat Katolik untuk mengembangkan nilai-nilai kebangsaan.

"Wadah seperti ini sangat dibutuhkan terutama dalam menghadapi kondisi kebangsaan akhir-akhir ini," ujar Anies melalui keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Kamis (21/11).


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menilai, kehadiran kelompok Vox Point Indonesia memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi kemajuan Indonesia.

Ia juga menyoroti tema yang diusung organisasi masyarakat katolik yang menjunjung tinggi Pancasila. Harapannya, Vox Point Indonesia terus berkiprah untuk mengembangkan nilai-nilai kebangsaan.

"Di tengah carut marut kondisi Tanah Air saat ini, kelompok-kelompok yang  terus berusaha merawat nilai-nilai kebangsaan sangat dibutuhkan, " tandas Anies.

Sementara itu, Ketua Umum terpilih Vox Point Indonesia, Yohanes Handoyo Budhisejati menjelaskan isu-isu kebangsaan merupakan harga mati bagi Vox Point Indonesia. Meski tak dipungkiri tugas tersebut tidaklah mudah karena membutuhkan tanggung jawab besar.

“Saya berterima kasih kepada semua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Vox Point Indonesia seluruh Indonesia yang telah memberikan kembali kepercayaan kepada saya untuk memimpin Vox Point Indonesia 4 tahun ke depan,” kata Handojo.

Organisasi masyarakat katolik ini berdiri sejak 12 Maret 2016 dan sudah berada di 18 Provinsi atau Dewan Pimpinan Daerah dan di 62 Kabupaten/Kota atau Dewan Pimpinan Wilayah, serta 25 Keuskupan di seluruh Indonesia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya