Berita

Mohamad Taufik/RMOL

Nusantara

Warga Dipindahkan Ke Rusun, DPRD DKI Dukung Penataan Sunter Agung

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 10:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penataan kawasan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta terhadap lapak rongsokan dan hunian kumuh warga Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter, Jakarta Utara, sudah sesuai prosedur.

Penataan tersebut selain bertujuan untuk normalisasi saluran kali demi mengantisipasi banjir dan menciptakan lingkungan sehat, juga untuk merapikan lahan yang memang diduduki warga secara ilegal.

Kendati begitu, Pemprov DKI tetap memberikan perhatiannya dengan menyiapkan Rumah Susun Marunda untuk para warga korban penataan. Namun sejauh ini belum ada yang mendaftar.


Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD DKI sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohamad Taufik turut angkat bicara. Menurutnya, langkah pemprov yang menyiapkan rusun untuk korban gusuran adalah sesuatu yang sangat tepat.

"Saya kira kalau digusur dan dipindahin ke rusun udah bagus dong," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (21/11).

Taufik menambahkan rusun adalah opsi terakhir untuk warga gusuran karena memang di lokasi tersebut tidak ada lahan lagi sisa untuk dibuatkan bangunan deret.

"Di situ enggak ada lahan lagi. Kan memang digusur untuk normalisasi saluran. Kalau ada lahan mungkin bisa bikin di situ, kayak Kampung Akuarium. Bikin di situ, lalu ditata," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya