Berita

Presiden di Acara Indonesia Mining Award 2019/Net

Bisnis

Jokowi: Tak Sampai 3 Tahun Defisit Bisa Selesai, Jika....

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jika Indonesia gencar melakukan hilirisasi industri, khususnya di sektor pertambangan, masalah defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan bisa selesai dalam tiga tahun ke depan.

Demikian pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi sambutan tadi malam di acara Indonesia Mining Award 2019, di Rizt Carlton Hotel, yang dihadiri para pengusaha tambang kelas kakap, Rabu (20/11).

Sektor pertambangan selama ini banyak melakukan ekspor komoditas mentah. Padahal, hilirisasi bisa dilakukan untuk mengubah batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti gas bumi cair (Liquified Petroleum Gas/LPG). Lalu, LPG bisa diubah menjadi petrokimia, metanol, dan lainnya.


"Saya hitung-hitung, kalau semua menuju hilirisasi dan industrialisasi, dibuat barang jadi dan setengah jadi, saya yakin tak sampai tiga tahun, semua problem (masalah) defisit bisa diselesaikan hanya dalam waktu tiga tahun," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan waktu tiga tahun tersebut baru berasal dari hilirisasi maksimal pada satu komoditas ekspor, seperti nikel saja.

"Itu hanya satu komoditas saja, yang namanya nikel. Belum berbicara masalah timah, batu bara, tembaga, banyak sekali yang bisa kita lakukan dari sana. Karena dari situlah muncul nilai tambah, value added," katanya lagi penuh semangat.

Nikel bisa dijadikan campuran lithium baterai yang menjadi bahan baku pembentukan baterai bagi mobil listrik. Kebetulan, industri mobil listrik nasional juga tengah dikembangkan oleh pemerintah.

"Jadi ngapain kita impor elpiji, impor petrokimia yang besar, padahal ini bisa dibangun, bisa hilang current account deficit itu. Saya jamin bisa hilang tidak akan lebih dari tiga tahun kalau tambah satu komoditas, belok ke situ sebagian, rampung kita," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya