Berita

Deputi Gubernur DKI bidang Budaya dan Pariwisata, Dadang Solihin resmikan empat alat pengolahan air laut/RMOL

Nusantara

Mesin Pengolahan Air Laut Selesai, Kepulauan Seribu Dipastikan Tak Kekurangan Air Bersih

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 16:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta telah menyelesaikan pembangunan unit instalasi pengolahan air laut di Kepulauan Seribu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Deputi Gubernur DKI bidang Budaya dan Pariwisata, Dadang Solihin mengatakan, empat unit instalasi pengolahan air laut siap melayani penduduk di empat pulau di Kepulauan Seribu.

"Yaitu Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Payung, dan pulau kelapa dua," ujar Dadang kepada wartawan di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Rabu (20/11).


Dadang menambahkan, empat unit instalasi pengolahan air laut itu akan diserahkan kepada PD PAM jaya untuk dikelola operasional nya.

"Atas nama pemerintah Provinsi DKI Jakarta saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas berbagai upaya untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di Kepulauan Seribu ini," paparnya.

Lebih lanjut Dadang mengatakan, dengan beroperasi nya empat alat tersebut, pihaknya berharap belanja modal yang dialokasikan oleh Pemprov DKI Jakarta akan dikelola dengan baik dengan memperhatikan evisiensi dan kebutuhan pulau seribu.

"Tak hanya itu, dengan adanya instalasi pengolahan air laut untuk kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu yang jumlahnya mencapai 23.000 jiwa, diharapkan warga di Kepulauan Seribu akan lebih baik kondisi kesejahteraan, seperti masalah kesehatan, dan pendidikan," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya