Berita

Pendukung Basuki Tjahaja Purnama, Ahokers/Net

Politik

Borok Ahok Dibuka Rizal Ramli, Adhie Massardi: Ahokers Jangan Panik

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 16:25 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli diserang oleh pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ahokers.

Ahokers menyerang Rizal Ramli yang mengkritisi rencana Menteri BUMN Erick Thohir menarik Ahok menjadi petinggi di BUMN.

Kritik itu langsung dibantah oleh koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi. Menurutnya, Rizal Ramli tidak akan pernah sentimen secara personal terkait Ahok.


"Ahokers gak usah panik," kata Adhie lewat akun Twitternya, Selasa (19/11).

Adhie menambahkan, pernyataan Rizal Ramli tentang Ahok hanya untuk menyelamatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pasalnya, Ahok dipastikan akan menduduki jabatan di salah satu BUMN.

"Terkait Ahok, konteksnya selamatkan BUMN dari kerusakan," tegasnya.

Lebih lanjut, Adhie mengatakan, selama ini tidak ada yang mengusut dugaan korupsi yang menyerat nama Ahok. Malahan dia prihatin lantaran komisioner KPK malah berfoto dengan Ahok.

"Tak ada yang bisa usut korupsi dia, komisioner KPK malah bangga bisa foto bareng Ahok," sesalnya.

Seperti diketahui, Rizal Ramli menentang rencana Menteri BUMN Erick Thohir menarik Ahok menjadi petinggi di BUMN.

Dia menilai Ahok tidak kredibel dan akan membuat bangsa Indonesia menjadi terpolarisasi lagi. Dia menguraikan bahwa Ahok masih terindikasi terlibat dalam sejumlah kasus keuangan saat menjabat sebagai gubernur.

Mulai dari kasus pembelian lahan RS Sumber Waras, lahan di Cengkareng, hingga bus Transjakarta dari Tiongkok. Menurutnya, semua kasus tersebut memperlihatkan Ahok tidak terbiasa dengan good governance.

Teranyar, Rizal Ramli merekam bahwa track record mantan narapidana penista agama itu tentang korporasi sebatas dramatisasi gembar-gembor seolah mengungkap kebrengsekan BUMD DKI. Kemudian mengganti banyak direksi dengan rekan-rekan dari swasta.

“(Tapi) ternyata hasilnya nyaris tidak ada peningkatan kinerja BUMD DKI. Ini terpaksa dibuka karena capai lihat orang modalnya cuma maki-maki,” cuit Rizal Ramli

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya