Berita

UAS di KPK/Net

Nusantara

Ustaz Abdul Somad Penuhi Undangan KPK

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS muncul di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

Dia datang bukan ditangkap karena kasus korupsi, juga bukan karena diminta menjadi saksi tersangka KPK.

UAS hadir untuk memenuhi undangan mengisi tausiah kepada para pegawai KPK. Tausiah yang dibawa bertemakan integritas dalam pemberantasan korupsi.


“Saya bercerita bagaimana dalam Islam diajarkan pada saat puasa kita tidak makan, padahal makanan itu halal. Karena hanya mendidik kita. Tidak ada gunanya ibadah kalau kita aniaya orang," ujar UAS kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

UAS menuturkan, tujuannya mengisi tausiah KPK antara lain untuk menguatkan lembaga antirasuah dan para pemegang kebijakan serta pegawai di dalamnya.

Hal serupa juga telah dilakukannya di lembaga-lembaga pemerintah seperti kementerian, TNI, BUMN, hingga KPK.

“(Tujuan) pengajian menguatkan keyakinan apa yang kita lakukan adalah ibadah," katanya.

UAS juga memberikan dukungan moral kepada lembaga antirasuah untuk tetap menegakkan kebenaran dan memberantas korupsi di Indonesia.

Sebab dengan begitu, pegawai KPK bisa menjadi umat yang terbaik, yaitu yang mendukung kebaikan dan memberikan dukungan moral pada kebijakan pemerintah.

“Larang perbuatan mungkar, cegah orang dari perbuatan dosa, maka itu inti ajaran Islam," ucap UAS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya