Berita

Inter Religious Council (IRC) Indonesia/RMOL

Nusantara

Dipimpin Din Syamsuddin, Pemuka Lintas Agama Ajak Warga Hidupkan Budaya Toleransi

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 23:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Memperingati hari toleransi internasional yang jatuh pada 16 November 2019, Inter Religious Council (IRC) Indonesia mengajak semua warga untuk mengembangkan budaya toleransi kepada sesama.

Demikian disampaikan Ketua Kehormatan Presidium IRC Indonesia, Din Syamsuddin bersama para pemuka lintas agama saat jumpa pers di Kantor CDCC, Kawasan Jakarta Selatan, Senin (18/11).

"Mengajak segenap keluarga besar bangsa untuk mengembangkan budaya toleransi sebagai manifestasi etika keagamaan, baik dalam kehidupan keluarga, masyarakat, maupun bangsa," ujar Din Syamsudin.


Hal senada juga disampaikan Romo Heri Wibowo dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Mnurutnya, kemajemukan bangsa Indonesia mesti disyukuri untuk kehidupan yang lebih harmoni antarpemeluk agama.

"Oleh karena itu (kami) berpesan kepada segenap pemeluk agama untuk mengamalkan ajaran toleransi dalam kehidupan bersama, yakni dengan menerima perbedaan dan saling menghormati perbedan," tutur Romo Heri.

Lebih lanjut, WS Rudi Gunawijaya perwakilan dari Konghucu juga menegaskan bahwa toleransi tidak boleh hanya dijadikan jargon tanpa tindakan nyata dari semua pemeluk agama. Karena itu, ia mendorong agar dialog antarpemuka agama intensif dilakukan.

"Mendorong komunikasi lintas agama untuk memperbanyak perjumpaan percakapan dan kerja sama guna meningkatkan kualitas kemanusiaan dan lingkungan," demikian WS Rudi.

Dalam jumpa pers tersebut, turut hadir di antaranya Jacky Manuputhy (Protestan), Romo Heri Wibowo (KWI), Bona Beding (Katolik), Bhikku Inda Medho (Buddha), Arditanto (Buddha), WS Rudi Gunawijaya (Konghucu), WS Li Suprijadi (Konghucu), dan Pendeta Jimmy (PGI).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya