Berita

Ilustrasi peta Jawa Tengah/Net

Publika

Jawa Tengah Dalam Pelukan

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 23:49 WIB

JAWA Tengah terletak di bagian tengah Pulau Jawa, selain itu dipeluk oleh lautan, yakni oleh laut Jawa di sebelah utara dan Samudra Hindia di sebelah selatan.

Pulau Nusakambangan di sebelah selatan dan Kepulauan Karimunjawa di Laut Jawa juga merupakan bagian dari Provinsi Jawa Tengah. Karenanya tak salah jika kita berharap adanya “Ocean Leadership”, yakni seorang pemimpin yang memiliki kesadaran serta mampu melahirkan keputusan yang startegis untuk kemajuan di sektor kelautan perikanan di Jawa Tengah.

Tahun 2020 akan menjadi tahun yang hangat di Jawa Tengah seperti laut Jawa ketika musim angin timur. Pasalnya dari 35 kota/kabupaten yang ada di Jawa Tengah, 21 di antaranya akan melangsungkan Pilkada Serentak. Dan yang menjadi sorotan adalah setengahnya dari daerah tersebut merupakan daerah pesisir, baik pesisir utara maupun pesisir selatan.


Adapun wilayah pesisir utara yang akan melangsungkan Pilkada, yakni Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Demak dan Kabupaten Rembang. Sedangkan untuk wilayah pesisir selatan, yaitu Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Wonogiri.

Sedikit membuka lembaran sejarah, peradaban Jawa Tengah tumbuh dari wilayah pesisir, terutama daerah yang menjadi tempat berlabuhnya kapal-kapal sepertihalnya pada masa Kesultanan Demak. Hingga sekarang pun, masyarakat Jawa Tengah dikenal dengan kehebatannya di laut, terutama dalam hal menangkap ikan.

Kehidupan masyarakat Jawa Tengah tidak bisa dipisahkan dari urusan kelautan perikanan. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian khusus dari pemerintah, mengingat saat ini ada 57.905 rumah tangga yang bergantung kepada kegiatan perikanan tangkap (BPS Jateng 2018).

Harapannya, momen Pilkada ini menjadi ajang stimulus bagi para calon pemimpin daerah yang memiliki wilayah pesisir untuk lebih memperhatian kehidupan nelayan. Visi kepemimpinan mereka harus membawa misi membangun kesejahteraan nelayan. Kehadiran pemimpin di daerah-daerah pesisir menjadi pendorong terwujudnya mimpi kejayaan bangsa ini seperti pada masa majapahit ataupun sriwijaya.

Saat ini tercatat jumlah nelayan laut di Jawa tengah ada 152.124 nelayan, dengan sebaran di Pantai Utara ada 134.126 nelayan dan di Pantai Selatan 17.998 nelayan. Pada Pilkada Serentak di Jawa Tengah ini kurang lebih akan melibatkan sekitar 61.917 nelayan. Kabupaten Rembang menjadi wilayah yang paling banyak melibatkan nelayan dalam kontestasi Pilkada 2020.

Persoalan-persoalan yang berlarut-larut di lingkungan nelayan seperti penggunaan alat tangkap, ketersediaan bahan bakar, kepastian harga, kemudahan perizinan, dan lain sebagainya. Harapannya mampu terjawab oleh para calon kepala daerah melalui visi misi yang ia miliki, dan kelak apa yang disampaikan sebagai bahan kampanye tersebut dapat diwujudkan ketika ia terpilih.

Dan besar harapannya para pemimpin daerah nantinya dalam masa kepemimpinannya dapat meneladani Sang Nakhoda Agung Negara Maritim, yakni Bung Karno.

Hendra Wiguna
Humas KNTI Kota Semarang

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya