Berita

Islutrasi pedagang sayuran/RMOL

Bisnis

Harga Bahan Pokok Naik, Daya Beli Petani Meningkat Tipis

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 16:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat daya beli meningkat tipis pada Oktober 2019. Peningkatan terjadi karena nominal upah meningkat sedikit lebih tinggi ketimbang kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari.

Upah riil yang menunjukkan daya beli para buruh tani meningkat 0,12 persen dari Rp 38.233 per hari menjadi Rp 38.278 per hari pada Oktober 2019.

Kenaikan terjadi karena upah nominal naik sedikit lebih tinggi sebesar 0,17 persen dari Rp 54.424 per hari menjadi Rp 54.515 per hari.


"Upah riil buruh tani masih meningkat karena inflasi di desa naik tipis 0,05 persen," ungkap Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (15/11).

Peningkatan upah juga terjadi pada pembantu rumah tangga. Kenaikan upah nominal tercatat mencapai 0,13 persen dari Rp 417.084 per bulan menjadi Rp 417.626 per bulan.

Bila dikurangi inflasi sebesar 0,02 persen, maka kemampuan daya beli yang tergambar dari upah riil masih meningkat 0,11 persen dari Rp 301.426 per bulan menjadi Rp 301.753 per bulan.

Sementara, daya beli upah buruh bangunan justru turun. Pasalnya, upah nominal yang diterima stagnan alias tidak meningkat dari bulan sebelumnya.

Upah nominal buruh bangunan tercatat bertahan di kisaran Rp 89.072 per hari. Sedangkan inflasi berada di angka 0,02 persen, sehingga ada penurunan daya beli pada besaran yang sama, yaitu turun 0,02 persen dari Rp 64.372 per hari menjadi Rp 64.358 per hari.

Peningkatan inflasi terjadi untuk nasi dan lauk pauk, rokok kretek, dan rokok putih yang menyumbang inflasi masing-masing sebesar 0,05 persen. Selain itu ada beberapa komoditas yang meningkat harga jualnya di pasar, misalnya harga daging ayam ras naik 0,05 persen dan bawang merah 0,02 persen.

"Inflasi tipis 0,02 persen bulan lalu, maka upah riil buruh bangunan turun tipis 0,02 persen juga," terang dia. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya