Berita

Ilustrasi tumpukan uang rupiah/net

Hukum

Koruptor Kembalikan Uang Rp 477 Miliar Ke Kejagung Siang Ini, Setinggi Apa Tumpukkannya?

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 10:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Terpidana kasus korupsi, Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim, dikabarkan akan mengembalikan uang hasil kejahatannya pada Jumat siang (15/11) ini.

Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai Rp 477 miliar.

Direktur Utama PT Tansri Madjid Energi (PT TME) ini divonis atas kasus korupsi proyek pengadaan batu bara yang merugikan negara Rp 477 miliar. Kokos dihukum 4 tahun penjara dan Rp 200 juta dan pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 477 miliar.


Kokos telah mengatur sedemikian rupa agar operasi pengusahaan penambangan batubara jatuh kepadanya.

Dia melakukan serangkaian perbuatan buruknya dengan tidak melakukan desk study dan kajian teknis. Kemudian melakukan pengikatan kerja sama jual-beli batu bara yang masih berupa cadangan, serta membuat kerja sama tidak sesuai spesifikasi batu bara yang ditawarkan.

Awalnya, Kokos divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Jaksa tidak terima dan mengajukan kasasi. Pada 17 Oktober 2019, MA memutuskan Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi.

"Pelaksanaan eksekusi siang ini pukul 12.30 WIB, setelah shalat Jumat," kata Kapuspenkum Kejagung, Dr Mukri, Jumat (15/11).

Lalu, seperti apa uang tunai sebanyak Rp 477 miliar itu?  Berikut ilustrasinya dengan menggunakan pecahan Rp 100 ribu:

Rp 10 juta = 1 gepok = 1 cm
Rp 100 juta = 10 gepok = 10 cm
Rp 1 miliar = 100 gepok = 100 cm = 1 meter

Rp 10 miliar = 1.000 gepok = 1.000 cm = 10 meter
Rp 100 miliar = 10.000 gepok = 10.000 cm = 100 meter
Rp 477 miliar = 470.000 gepok = 470.000 cm = 470 meter

Sebagai ilustrasi tambahan, Gama Tower atau Menara Rasuna di jalan HR Rasuna Said, Jakarta, yang menjadi gedung tertinggi di Indonesia saja hanya memiliki tinggi 285,5 meter. Jadi, uang hasil korupsi Rp 477 miliar jika dibikin menara akan melebihi tinggi Gama Tower. Wah, wah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya