Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Menkeu Dan Mendes Harus Adu Data Untuk Buktikan Desa Siluman

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 04:51 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Desa Abdul Halim Iskandar harus adu data untuk membuktikan adanya desa siluman yang dituding menyedot dana desa.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengatakan, adu data ini penting dilakukan karena untuk mengetahui fakta tentang desa siluman.

"Sri Mulyani dan Menteri Desa harus adu data dulu, biar tahu ada atau tidak dana desa yang masuk ke desa siluman itu. Sehingga persoalannya tidak kemana-mana," tutur Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/11).


"Jika memang benar ada desa fiktif, seharusnya bisa diungkap," imbuhnya.

Ujang menambahkan, saling serang dan adu argumen Sri Mulyani dan Halim Iskandar memang tak patut. Terlebih, Sri Mulyani yang pertama melancarkan tudingan itu.

"Jangan sampai pejabat mengeluarkan pernyataan yang membuat gelisah masyarakat, kontraprodukstif masyarakat," sesalnya.

Ujang juga menyarankan agar pemerintah segera menyelidiki adanya desa siluman.

"Kalau bangsa ini mau berubah, semua harus diungkap dong. Bangsa ini kan tidak mau belajar. Banyak kasus yang mendem, tak selesai karena banyak melibatkan pejabat," paparnya.

Tak hanya itu, pengungkapan dilakukan juga untuk membuktikan pernyataan dari Sri Mulyani.

 "Sehingga tudingan Sri Mulyani tentang dana desa itu harus apa adanya. Bukan ada apanya. Ini yang paling penting," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya