Berita

Andhika Hazrumy (kanan)/Net

Nusantara

Wagub Ajak Anak Muda Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif Banten

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 05:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Generasi muda harus serius dalam menekuni sekto industri kreatif. Sebab, kegiatan ekonomi yang mengandalkan kreativitas dan gagasan diyakini mampu menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan.

Begitu pesan Wakil Gubernur Banten Andhika Hazrumy menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga  di Plaza Aspirasi, KP3B Curug, Kota Serang, Senin, (28/10).

"Hari ini secara kontekstual cara generasi muda memperingati Hari Sumpah Pemuda adalah dengan berusaha keras berdaya secara personal sebagai pemuda yang pada gilirannya berdampak positif terhadap lingkungan,” ujarnya seperti diberitakan RMOL Banten.


Ekonomi kreatif di Banten, sambungnya, memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Data Badan Ekonomi Kreatif RI pada tahun 2017 menunjukkan bahwa Banten pengekspor ekonomi kreatif ketiga terbesar nasional setelah Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Khususnya pada sub sektor fashion, kuliner dan kerajinan tangan atau kriya,” imbuhnya.

Pada bulan Maret tahun 2017 lanjut Andhika, Bekraf RI meliris survei bahwa Banten menjadi salah satu daerah pengekspor ekonomi kreatif ke Amerika Serikat dan berbagai negara di Eropa serta Asia.

Nilai ekspor ekonomi kreatif Provinsi Banten mencapai 3,04 miliar dolar AS atau 15,66 persen dari total nilai ekspor ekonomi kreatif yang mencapai 19,4 miliar dolar AS. Di mana nilai ekspor ekonomi kreatif menurut sub sektor fashion (56 persen), kriya (37 persen) dan kuliner (6 persen).

Kemudian, sebanyak 68,83 persen usaha ekonomi kreatif menggunakan internet yang menunjukkan bahwa fenomena ekonomi digital telah terimplementasi dengan baik dalam industri kreatif, yang terlihat dari banyaknya pengusaha yang telah menggunakan komputer dan internet.

Namun penggunaan internet masih belum optimal karena pelaku usaha cenderung menggunakannya untuk keperluan layanan surel (e-mail), mencari info, dan melayani pelanggan, belum sampai pada ranah jual beli online.

"Karena itu, pengembangan industri kreatif berbasis e-commerce diharapkan dapat meningkatkan produktivitas wirausaha muda di bidang industri kreatif di Provinsi Banten,” ujarnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya