Berita

Direktur Umum (Dirut) RSUD Berkah Pandeglang, Firmansyah/RMOL Banten

Nusantara

BPJS Kesehatan Nunggak Rp 12 Miliar Di Rumah Sakit Pandeglang

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 04:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Krisis yang terkadi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah sangat akut. Tunggakan di setiap rumah sakit umum daerah (RSUD) angkanya sudah di luar nalar karena mencapai belasan miliar rupiah.

Salah satunya terjadi di RSUD Berkah Pandeglang. BPJS Kesehatan Cabang Pandeglang disebut telah menunggak klaim pelayanan senilai Rp 12 miliar.

Direktur Umum (Dirut) RSUD Berkah Pandeglang, Firmansyah menguraikan bahwa tunggakan utang terjadi pada periode Juni hingga Agustus 2019,


"Sekitar 12 miliar untuk klaim Juni sampai Agustus yang belum dibayarkan oleh BPJS," ungkapnya seperti diberitakan RMOL Banten, Selasa (29/10).

Firman menjelaskan, dengan adanya tunggakan dari BPJS, secara otomatis dapat mengganggu pelayanan di Badan Layanan Umum Daerah itu.

Adapun dampak yang paling besar adalah pada pengadaan obat dan barang habis pakai dan jasa.

"Untuk mensiasatinya, kita harus pintar-pintar  bernegoisasi dengan pihak farmasi agar kami tidak dikunci," jelasnya.

Firman mengaku telah berkirim surat ke BPJS terkait keterlambatan pembayaran klaim pelayanan tersebut .

"Kita sudah berkirim surat ke BPJS dan berdasarkan informasi yang ada  memang dananya belum terkirim dari pusat," imbuhnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya