Berita

Prabowo saat berbicara di Universitas Pertahanan/Akun Facebook Teuku Raja Muda Dharma Bentara

Publika

Menhan Prabowo: God Is On The Side Of The Big Batallion

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 04:09 WIB

TADI saya ke kampus untuk menghadiri pengarahan Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan yang baru dilantik lima hari lalu.

Rombongannya datang jam 10 pagi dan setelah mengikuti kegiatan seremonial kemudian memberikan pengarahan dalam bentuk orasi di depan seluruh mahasiswa dan civitas akademika selama lebih satu jam tanpa minum.

Sebagai seorang prajurit yang diberhentikan dari dinas militer. Sebagai mantan prajurit yang sudah meninggalkan karir selama 20 tahun, sebagai Menhan dengan usia pelantikan paling tua, sebagai Menhan yang baru dilantik menjadi menteri lima hari lalu, bisa saya katakan orasinya tadi amat memukau.


Ia mampu menjabarkan landasan filosofis dan sejarah sebuah pertahanan negara. Mampu menjabarkan secara taktis dan strategis mengenai capaian-capaian yang harus dilakukan agar sebuah negara menjadi kuat. Dan juga tahu detail bagaimana perbandingan kemampuan tempur banyak negara plus dengan daya jangkau dan jenis-jenis senjata dan alutsista negara-negara tersebut.

Tadi ia juga bercerita mengenai usahanya tiga dekade lalu ketika mengirimkan prajurit-prajurit terbaik TNI untuk sekolah ke kampus-kampus terbaik di Eropa dan Amerika.

Pasca selesai orasi kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan makan siang. Menariknya setelah makan siang ia melihat lihat display produk dan kajian Unhan.

Sambil mendengar penjelasan dari akademisi Unhan, ia berbicara dengan Wakilnya yaitu Wahyu Trenggono yang tiga hari lalu baru dilantik. Dari jarak dua meter saya mendengar mereka berbincang tentang hitung-hitungan sederhana harga teknologi yang dijelaskan sekiranya dilakukan pengadaan.

"Coba kali ini berapa harganya, dan kalikan juga dengan berapa batalion yang ada," ucapnya.

Karena orasinya tadi amat bagus, saya kemudian berusaha fokus mendengarnya.

Berikut sebagian kecil pernyataan yang sempat saya catat dari orasi Menhan di Hambalang tadi siang.

1. Perang itu tidak ada second chance. Tidak ada silver medal. Yang ada hanyalah gold medal atau mati.

2. Muammaf Khadafi melawan, digulingkan. Saddam Hussein melawan, digulingkan. Pak Harto melawan, anda tahu bagaimana nasibnya, dijatuhkan juga.

3. Perang adalah kegiatan manusia yang selalu ada selama ada peradaban manusia.

4. Di Singapura; Defense is not a cost. Defense is an investment.
 
5. Pertahanan tidak ada ronde kedua. Once you lose you lose.
 
6. Di Timtim kita menang militer, tapi kalah strategi dan politik.

7. Jangan berpikir berdasarkan kebijakan berbasis harapan. Hope is not a strategy. Hope Is not a policy. Hope taruh di hatimu.

8. “God is on the side of the big batallion”.

Teuku Raja Muda Dharma Bentara

Alumni Ilmu Komunikasi, Universitas Syiah Kuala. Artikel diambil dari laman Facebook-nya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya