Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Ist

Nusantara

Peringatan Sumpah Pemuda, Anies Ajak Warga Gemari Bahasa Indonesia

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 11:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

'Bersatu Kita Maju' menjadi tema upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (28/10).

Di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta perwakilan dari unsur Polri, TNI, Tagana dan ormas, Anies menyampaikan pesan-pesan Kebangsaan.

"Hari ini kita memperingati 91 tahun sumpah pemuda. Di tahun 1928 tantangan terbesar bangsa adalah membangun semangat kebangsaan, membangun persatuan karena pada masa itu belum ada negara Indonesia. Bangsa Indonesia adalah sebuah cita-cita, belum sebuah kenyataan," kata Gubernur Anies dalam sambutannya.


Anies melanjutkan, para pendahulu bangsa telah merumuskan gagasan itu menjadi Indonesia dalam tiga kalimat yang kita kenal dalam sumpah pemuda.

"Dan salah satu kalimat paling penting adalah merumuskan bahasa persatuan, bahasa Indonesia," tutur Anies.

Para pendahulu, jelasnya, menempatkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, bukan bahasa yang satu. Sebab jika ditempatkan sebagai satu bahasa, maka masyarakat tidak akan mengenal bahasa daerah lainnya.

"Karena itu saya mengharapkan dalam peringatan 28 Oktober ini, mari kita kembangkan bahasa Indonesia . Sehingga bahasa Indonesia menjadi bahasa yang lebih kaya kosa katanya," tutur Anies.

Meski begitu, Anies juga menyatakan bahasa daerah juga memiliki kekayaan diksi yang luar biasa dan itu diserap menjadi kekayaan Indonesia.

"Dengan cara seperti itu, maka persatuan kita akan terus bisa dirawat melalui bahasa," tegasnya.

Tantanga yang dihadapi saat ini juga berbeda dengan sebelumnya. Kala itu, masyarakat dihadapkan dengan tantangan membuat persatuan, sedangkan saat ini yang menjadi tantangan adalah merawat persatuan.

"Salah satu cara terpenting dalam menjaga persatuan adalah dengan menghadirkan perasaan keadilan. Karena sulit membangun persatuan dalam ketimpangan dan ketidakadilan, " tandas Anies.

"Karena itu, untuk Indonesia, Jakarta bisa terus bersatu, harus ada usaha serius untuk menghadirkan rasa keadilan. Kebijakan yang dibuat harus kebijakan mendorong terjadinya rasa keadilan. Apalagi tujua  kita merdeka adalah menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya, " demikian Anies.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya