Berita

Ilustrasi pengalihan arus/RMOL

Nusantara

Hindari Jalan Ini, Ada Karnaval Kendaraan Ramah Lingkungan

MINGGU, 27 OKTOBER 2019 | 08:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Perusahaan Listri Negara (PLN) akan menggelar Karnaval Jakarta Langit Biru.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, untuk memperlancar karnaval tersebut, pihaknya dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengalihkan sejumlah ruas jalan di Ibukota.

"Karnaval Jakarta Langit Biru 2019 akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 27 Oktober 2019, mulai pukul 11.00-20.00 WIB, akan dilakukan penutupan ruas jalan sekitar lokasi kegiatan," ujar Syafrin dalam keterangannya, Minggu (27/10).


Acara Karnaval ini bertujuan  sebagai bentuk kampanye kendaraan ramah lingkungan dalam mengatasi masalah polusi udara.

Hal ini sesuai dalam instruksi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta nomor 98/2019, tentang Penyelenggaraan Karnaval Jakarta Langit Biru.

Karnaval sendiri berlangsung mulai pukul 11.00 WIB di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat dengan mengambil rute dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) sampai Bundaran Senayan.

Oleh sebab itu, arus lalu lintas dari Jalan Sisingamangaraja yang akan menuju ke Bundaran Senayan dialihkan belok kiri ke Jalan Hang Tuah VII.

Selain itu arus lalu lintas dari arah Jalan Jenderal Sudirman yang akan menuju Bundaran Senayan dialihkan belok kiri ke Jalan Senopati.

Selanjutnya  arus lalu lintas dari Jalan Patimura yang akan menuju Bundaran Senayan diarahkan untuk putar balik.

Kemudian Arus lalu lintas dari Jalan Asia Afrika yang akan menuju ke Bundaran Senayan dialihkan belok kanan ke Jalan Hang Lekir I.

Dan terakhir Arus lalu lintas dari simpang Jalan Hang Tuah 3-Jalan Pakubuwono 9-Jalan Hang Lekir 9 menuju ke Jalan Sisingamangaraja diarahkan untuk putar balik.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya